Pages

Tampilkan postingan dengan label Kerjaaa ???. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerjaaa ???. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Desember 2017

Menjadi karyawan lagi

Empat belas april dua ribu lima belas. Adalah hari pertama saya kembali berkerja di PT. Rekayasa Industri. Awal kisah saya berkerja di perusahaan ini bisa dibaca di new employee at PT. Rekayasa Industri. Beginilah siklus kehidupan sebagai pekerja project. Setelah saya beristirahat selama kurang lebih dua bulan, saya diajak bergabung kembali dalam tim keuangan di project yang baru, namanya "Sumpal Compression Project" dengan pekerjaan membangun compressor di plant gas milik Conocophillips Indonesia. Lokasi ini terletak di Dusun III Tampang Baru kabupaten Musi Banyuasin propinsi Sumatera Selatan. Di Sumpal plant ini, selain membangun compressor , kami juga membangun fasilitas berupa kantor, kamar, meeting room, dan beberapa fasilitas lainnya untuk karyawan Conocophillips Indonesia. Kenyamanan adalah salah satu hal penting disini, tinggal ditempat dimana signal telepon lebih sering hilang dari pada timbul sehingga untuk berkomunikasi dengan dunia luar kami mengandalkan jaringan internet yang sudah disediakan oleh perusahaan.

Cukup sudah mendeskripsikan tentang project sumpal. Mari kita memasuki babak dimana perjalanan mengenai kehidupan baru berlanjut. Berbeda dengan project sebelumnya, di sumpal project ini mess

Selasa, 17 April 2012

Perut = Pipi = Tembem

Pagi, di office, hujan dan dingin.
Pagi ini hampir satu office tidak ada yang sarapan pagi, dikarenakan hujan yang tak kunjung berhenti dari tadi malam membuat semua orang stuck di kamar masing-masing. Berhubung letak kamar dan ruang makan yang terpisah, membuat kami berfikir berulang-ulang untuk menerobos hujan yang sangat deras itu. Akhirnya menahan lapar adalah opsi terbaik dibandingkan menerobos hujan yang bisa membuat coverall ini basah kuyup.
Saat itu pukul 06 pagi. Biasanya setiap jam 06 ini kami melakukan toolbox meeting di construction area. Berhubung hujan yang tetap menunjukkan eksistensinya di belantika per-Dayung-an, maka meetingpun di cancelled. Good. Tambah manyun di office dengan perut keroncongan. Cacing-cacing yang sudah mulai mengumpulkan masa dengan orasi-orasinyapun membuat saya yang masih bertahan di depan dekstop komputer akhirnya memaksakan diri menuju ke tengah ruangan.